5 Vitamin B6. Kacang hijau juga mengandung sejumlah vitamin B yang baik, seperti vitamin B6- (pyridoxine), tiamin (vitamin B-1), dan vitamin-C. Konsumsi makanan yang kaya vitamin C, seperti yang juga banyak terdapat pada manfaat jeruk, akan membantu tubuh mengembangkan resistensi terhadap agen infeksi dan menangkal bahaya radikal bebas. 6.
perlakuana3b3 (perbandingan gula merah dengan sukrosa 5:4 serta perbandingan tepung jagung, tepung ubi jalar dengan tepung kacang hijau 2:1:1) yang memiliki kadar protein 6,33% dan nilai tekstur 3.128,27 g f. Kata kunci: jenang, gula merah, sukrosa, tepung jagung, tepung ubi jalar, tepung kacang hijau
JenisJenis Kacang. Kacang merah: Mengandung banyak serat yang mampu membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah serta kaya zat besi. Kacang hitam: Merupakan kombinasi serat dan protein, kaya flavanoid yang bisa menjadi antioksidan, juga mengandung asam lemak omega-3. Kacang hijau: Kandungan vitamin E pada kacang hijau, baik untuk
PenambahanKacang Hijau Terhadap Pigmen dan Lovastatin Angkak – Zubaidah, dkk Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 3 No 3 p.962-971, Juli 2015 963 Angkak merupakan produk hasil fermentasi beras yang menghasilkan warna merah karena aktivitas kapang Monascus purpureus sebagai metabolit sekunder.Penduduk Taiwan
sumber yang mengandung vitamin B6 = kacang-kacangan, jagung, beras, hati, ikan, beras tumbuk, ragi, daging, dan lain-lain. - Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B6 = pelagra alias kulit pecah-pecah, keram pada otot, insomnia atau sulit tidur, dan banyak lagi lainnya. 7. Vitamin B12 - sumber yang mengandung vitamin B12 =
Terdapatantara lain dalam wortel, pisang, tomat, sayur-sayuran segar, dan minyak ikan. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan penyakit rabun senja dan kulit kusam atau kering. II. Vitamin B Terdapat antara lain dalam beras tumbuk, jagung, kacang hijau, beras merah. Kekurangan vitamin B dapat menyebabkan penyakit beri-beri. III. Vitamin C
. - Beras yang sudah diolah menjadi nasi merupakan makanan pokok orang Indonesia dan Asia. Beras merupakan butir padi yang sudah dipisahkan dari sekam. Kandungan utama yang sudah pasti ada dalam beras ialah karbohidrat. Kandungan ini membuat orang yang memakannya merasa kenyang selama beberapa tentang apa itu beras tercantum dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor32/Permentan/OT/140/3/2007 tentang Pelarangan Penggunaan Bahan Kimia Berbahaya pada Proses Penggilingan Padi, Huller dan Penyosohan Beras. Definisi beras adalah sebagai hasil utama dari proses penggilingan gabah hasil tanaman padi Oryza sativa L. yang seluruh lapisan sekamnya terkelupas dan seluruh atau hanya sebagian lapisan bekatulnya telah dipisahkan. Menurut Wisnu Adi Yulianto dalam buku Kimia Beras Biosintesis dan Sifat Fungsional Pati 2021, kandungan kimia yang ada dalam Serealia, termasuk beras, sangatlah beragam. Hal ini didasarkan pada lingkungan, tanah, serta varietasnya. Baca juga Jenis Makanan Berdasarkan Kandungan Zat di DalamnyaSeperti yang telah disebutkan di atas, karbohidrat menjadi komponen utama dan terbesar dari beras. Kandungan karbohidrat dalam beras ini didominasi oleh pati, hemiselulosa, selulosa, gula, dan fitin. Selain karbohidrat, beras juga mengandung protein. Persentasenya sekitar tujuh persen. Jika dibandingkan dengan jenis Serealia lainnya, kandungan protein beras lebih rendah. Namun, karena jumlah yang dikonsumsi banyak, hal ini membantu pemenuhan protein harian. Tidak hanya karbohidrat dan protein, beras juga mengandung vitamin, mineral, asam lemak, energi, zat besi, dan lain sebagainya. Pada dasarnya beras sangat bermanfaat untuk manusia, asalkan dikonsumsi dengan tidak berlebihan dan juga mengimbanginya dengan makanan sehat lainnya. Daftar kandungan beras Dilansir dari Healthline, berikut daftar kandungan yang ada pada beras nilai kandungan ini berdasarkan nilai nutrisi per 100 gram Kandungan pada beras Nilai kandungannya Energi 1527 kJ Protein 7,13 gram Lemak 0,66 gram Kabohidrat 79 gram Fiber atau serat 1,3 gram Gula 0,12 gram Kalsium 28 miligram Zat Besi 0,63 miligram Sodium 1 miligram Kolestrol 0 miligram Baca juga Daftar Makanan Tradisional di Indonesia Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
- Beras merupakan biji-bijian sumber karbohidrat yang dikonsumsi orang di seluruh dunia. Makanan ini adalah hidangan pokok bagi banyak orang, terutama yang tinggal di tersedia dalam berbagai bentuk, ukuran, dan juga warna. Dan yang paling populer di antara semuanya adalah beras putih dan beras merah. Konon, beras merah memiliki manfaat yang lebih banyak dibanding beras putih. Benarkah demikian? Baca juga Perbandingan Telur Ayam vs Telur Bebek, dari Nutrisi hingga Manfaat Dilansir Healthline, semua beras hampir seluruhnya terdiri dari karbohidrat dengan sedikit protein dan tanpa lemak. Lapisan luar beras merah atau kulitnya mengandung banyak serat, bagian inti kaya akan nutrisi yang disebut germ, dan lapisan tengah yang bertepung disebut endosperma yang kaya karbohidrat. Sebaliknya beras putih tidak memiliki serat kulit padi dan bibit, di mana keduanya adalah bagian biji-bijian paling bergizi. Hal ini membuat beras putih memiliki lebih sedikit nutrisi dibanding beras merah. Itulah sebabnya, beras merah dianggap lebih sehat dibanding beras putih. Beras merah lebih tinggi serat, vitamin, dan mineral Beras meras memiliki lebih banyak keunggulan dibanding beras putih, dalam hal kandungan gizi. Beras merah memiliki lebih banyak serat dan antioksidan, serta lebih banyak vitamin dan mineral beras putih sebagian besar terdiri dari sumber kalori dan karbohidrat, dengan sedikit nutrisi penting. Sebagai perbandingan, 100 gram 3,5 ons nasi merah mengandung 1,8 gram serat. Sementara 100 gram nasi putih mengandung 0,4 gram serat. Daftar di bawah ini menunjukkan perbandingan vitamin dan mineral lain dari beras merah vs beras putih per 100 gram. Healthline Nutrisi beras merah vs beras putih Beras merah mengandung antinutrien dan lebih tinggi arsenik Antinutrien adalah senyawa tanaman yang dapat mengurangi kemampuan tubuh untuk menyerap nutrisi tertentu. Beras merah mengandung antinutrien yang dikenal sebagai asam fitat atau fitat. Namun, beras merah kemungkinan juga mengandung arsenik yang lebih tinggi, bahan kimia beracun. Asam fitat Asam fitat menawarkan beberapa manfaat kesehatan. Namun, asam fitat juga mengurangi kemampuan tubuh untuk menyerap zat besi dan seng dari makanan. Dalam jangka panjang, mengonsumsi asam fitat dengan sebagian besar makanan dapat menyebabkan kekurangan mineral. Namun hal ini sangat tidak mungkin terjadi pada orang yang mengonsumsi makanan bervariasi. Arserik
Tak bisa dipungkiri bahwa kacang-kacangan termasuk bahan makanan yang paling bergizi. Di balik ukurannya yang mungil, tiap jenis kacang-kacangan menyimpan protein, karbohidrat, dan berbagai zat gizi lainnya yang bermanfaat. Asal-usul beragam jenis kacang-kacangan Kacang-kacangan umumnya merupakan biji buah dari suatu tumbuhan. Biji yang kering ini terselubungi oleh cangkang keras yang tidak pecah saat buah matang. Jadi, Anda perlu membuka atau memecahkan cangkang tersebut untuk mengeluarkan intinya. Kacang sejati nut berbeda dengan kacang-kacangan dalam golongan legum legume. Tidak seperti kacang sejati yang tumbuh sebagai biji, legum merupakan keluarga dari tumbuhan yang menghasilkan kantong berisi benih di dalamnya. Keluarga legum terbagi lagi menjadi beberapa macam yaitu kacang lentil miju-miju, kacang polong pea, polong-polongan bean, dan kacang tanah peanut. Setiap jenis legum biasanya memiliki tampilan, rasa, kandungan gizi, dan kegunaan yang berbeda. Di bawah ini berbagai jenis kacang-kacangan dan contohnya. Kacang sejati mete, pistachio, kenari, almond, pecan, hazelnut, chestnut, pinus, macadamia, dan kacang brazil. Legum lentil, kacang polong, kacang kedelai, kacang hijau, kacang arab, kacang kapri, dan kacang tanah. Polong-polongan beans kacang merah, kacang hitam, kacang pinto, dan kacang navy. Uniknya, “kacang” tanah justru bukanlah kacang sejati, melainkan legum seperti halnya kacang polong. Selain itu, almond yang selama ini dikenal sebagai kacang ternyata juga sejenis buah dengan biji yang diselubungi cangkang dan bisa dimakan. Terlepas dari perbedaan yang ada, semua jenis kacang-kacangan memiliki kemiripan dalam kandungan gizinya. Bahan pangan ini kaya lemak menyehatkan, serat, dan protein. Kacang-kacangan juga mengandung vitamin dan mineral, khususnya vitamin E. Manfaat makan kacang bagi kesehatan Berbagai penelitian menunjukkan bahwa makan kacang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Pasalnya, makanan ini mengandung lemak menyehatkan, vitamin, mineral, serat, dan fitonutrien zat kimia alami pada tumbuhan yang bersifat antioksidan. Secara umum, di bawah ini beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dari mengonsumsi kacang-kacangan. Menjadi sumber zat gizi bagi tubuh. Membantu mempertahankan berat badan ideal. Membantu menurunkan kolesterol dan trigliserida. Berpotensi menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke. Mengurangi peradangan dalam tubuh. Menyehatkan bakteri usus dan melancarkan pencernaan. Jenis kacang-kacangan paling sehat Di bawah ini berbagai jenis kacang yang paling menyehatkan bagi tubuh. 1. Kacang arab Kacang arab, atau kacang garbanzo, merupakan kacang yang tinggi kandungan serat dan protein. Berkat kedua zat gizi tersebut, para ahli bahkan mengungkapkan bahwa kacang arab bisa memberikan manfaat yang sama dengan daging merah. Kacang arab memiliki potensi untuk menjaga berat badan, mengontrol gula darah, serta menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker. Ini karena kacang arab terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol jahat yang merupakan faktor risiko penyakit jantung. 2. Lentil Salah satu jenis kacang-kacangan yang baik dikonsumsi para vegetarian ialah lentil/kacang lentil. Selain mengandung protein, lentil juga kaya akan vitamin B kompleks, magnesium, dan kalium sehingga bisa menjadi alternatif dari produk-produk hewani. Seperti kacang arab, lentil juga dapat membantu menurunkan gula darah. Beberapa studi menunjukkan bahwa proses pencernaan lentil yang cenderung lambat mencegah lonjakan gula darah secara drastis. 3. Kacang polong Seperti kacang-kacangan pada umumnya, kacang polong merupakan sumber serat dan protein yang baik. Bahkan, kini sudah banyak beredar di pasaran jenis suplemen yang mengandung kacang polong dengan segudang manfaatnya untuk kesehatan. Selain itu, kandungan serat dari kacang polong juga menjadi sumber makanan untuk bakteri usus. Apabila bakteri usus berada dalam kondisi sehat, fungsi pencernaan dan buang air besar Anda pun akan menjadi lancar. 4. Kacang merah Anda mungkin sudah tak asing dengan jenis kacang-kacangan yang satu ini. Sebagai salah satu jenis kacang yang paling umum dikonsumsi, kacang merah menyumbangkan serat, protein, vitamin B1 dan B9, serta mineral. Makanan tinggi serat seperti kacang merah sangat efektif untuk mengontrol gula darah. Pada sebuah penelitian dalam Nutrition Journal, makan kacang merah bahkan terbukti menurunkan gula darah pada penderita diabetes. 5. Almond Kacang almond merupakan sumber energi, protein, karbohidrat, dan lemak. Kendati tinggi lemak, sebagian besar lemak pada kacang ini tergolong menyehatkan. Sejumlah penelitian bahkan menunjukkan kandungan lemak ini bisa menurunkan kolesterol jahat. Konsumsi almond bersama pola makan rendah kalori juga membantu menurunkan berat badan dan tekanan darah pada orang dengan obesitas. Bagi penderita diabetes, makan almond bisa membantu mengurangi peradangan dan menurunkan gula darah. 6. Kenari Kenari merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang paling banyak mengandung lemak. Namun, sebagian besar lemak pada kenari terdiri atas asam lemak omega-3. Lemak ini membantu menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik. Uniknya lagi, sebuah penelitian pada 2012 mengungkapkan bahwa makan kacang kenari dapat meningkatkan kemampuan kognitif. Hal ini menandakan bahwa kacang kenari memiliki manfaat tertentu bagi kesehatan otak. 7. Kacang mete Masih berkerabat dengan almon dan kenari, kacang mete tinggi kandungan protein, lemak, vitamin, dan mineral. Selain itu, kacang mete juga mengandung fitonutrien yang berperan sebagai antioksidan, seperti polifenol dan karotenoid. Banyak studi menunjukkan manfaat kacang mete dalam mengurangi gejala sindrom metabolik, yakni sekumpulan kondisi yang meningkatkan risiko penyakit jantung. Hal ini mungkin berkaitan dengan fungsi antioksidan dalam mengurangi risiko penyakit kronis. 8. Kacang kedelai Satu lagi jenis kacang-kacangan yang paling banyak dikonsumsi yakni kacang kedelai. Selain dikonsumsi dalam bentuk kacang, kedelai juga umum diolah menjadi tahu, susu kedelai, tempe, dan tauco. Kacang kedelai kaya akan isoflavon, yaitu zat antioksidan yang juga memiliki cara kerja seperti hormon estrogen. Konsumsi isoflavon diyakini dapat menurunkan risiko penyakit kanker, mengontrol tekanan darah, dan mencegah osteoporosis akibat menopause. 9. Pistachio Jika Anda mencari makanan sumber antioksidan, cobalah kacang pistachio. Kacang ini mengandung banyak sekali antioksidan dalam bentuk vitamin E, karotenoid, polifenol, dan zeaxanthin yang dapat melindungi sel tubuh Anda dari kerusakan. Seperti almon, kacang pistachio juga kaya akan lemak nabati yang bermanfaat. Lemak pada pistachio merupakan lemak tak jenuh yang dapat menurunkan risiko penyakit jantung dengan cara mengendalikan kolesterol darah. 10. Kacang tanah Menariknya, manfaat kacang tanah cukup unik dibandingkan jenis kacang-kacangan lainnya. Pasalnya, kacang tanah merupakan sumber lemak tak jenuh tunggal, lemak tak jenuh ganda, protein, dan vitamin B yang baik untuk mendukung program diet sehat Anda. Sayangnya, manfaat ini akan hilang jika kacang tanah sudah diolah menjadi produk lainnya, misalnya selai kacang. Oleh sebab itu, pastikan untuk selalu membaca label informasi nilai gizi yang terletak pada kemasan produk makanan yang Anda beli. Selama dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, setiap jenis kacang-kacangan memiliki manfaat tersendiri bagi kesehatan. Jadi, jangan lupa masukkan bahan makanan yang satu ini ke dalam menu harian Anda.
Ada begitu banyak manfaat kacang merah bagi kesehatan. Selain menurunkan berat badan, kacang yang bentuknya menyerupai ginjal ini juga baik untuk penderita diabetes. Tak hanya itu, masih banyak manfaat lain yang dapat diperoleh dengan mengonsumsi kacang merah. Di balik ukurannya yang kecil, kacang merah mengandung beragam nutrisi yang melimpah dan baik untuk kesehatan tubuh. Jenis kacang ini dikenal kaya protein dan sering dijadikan sebagai sumber protein rendah lemak bagi vegetarian. Selain protein, kacang merah juga mengandung beragam nutrisi yang juga tak kalah penting, misalnya karbohidrat, lemak, serat, vitamin B, folat, serta mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, dan zat besi. Beragam Manfaat Kacang Merah Berkat kandungan nutrisinya yang beragam, ada berbagai manfaat kacang merah untuk kesehatan tubuh, di antaranya 1. Menjaga kesehatan jantung Kacang merah mengandung kalium yang sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa manfaat kacang merah dapat meningkatkan fungsi pembuluh darah sehingga menurunkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung koroner dan stroke. 2. Mencegah pertumbuhan sel kanker Tak hanya menjaga kesehatan jantung, kacang merah juga dapat mencegah pertumbuhan sel kanker dan salah satunya adalah kanker usus besar. Manfaat ini berasal dari kandungan serat di dalamnya yang baik untuk kesehatan usus besar. Selain serat, manfaat kacang merah untuk mencegah kanker juga berasal dari kandungan antioksidannya. 3. Mengontrol gula darah Penelitian menunjukkan bahwa kacang merah memiliki indeks glikemik rendah, sehingga dapat membantu penderita diabetes tipe 2 untuk mengendalikan kadar gula darah dan efektivitas kerja insulin dalam tubuh. Namun, Anda disarankan untuk merebus kacang merah sendiri dan hindari konsumsi kacang merah kalengan karena kandungan garamnya tinggi. 4. Memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil Manfaat kacang merah juga baik untuk ibu hamil karena mengandung nutrisi penting bagi kesehatan ibu dan janin, seperti protein, asam folat, dan zat besi. Ibu hamil membutuhkan lebih banyak asupan zat besi dan asam folat untuk mendukung pertumbuhan janin. Kekurangan zat besi selama kehamilan dapat menyebabkan anemia, bayi lahir prematur, berat badan lahir rendah, hingga depresi pascamelahirkan. 5. Menurunkan berat badan Mengonsumsi makanan rendah karbohidrat dan tinggi serat merupakan salah satu cara menurunkan berat badan. Penelitian menunjukkan bahwa kacang merah dapat membantu program penurunan berat badan karena kaya akan serat dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Namun, Anda tentunya juga perlu menerapkan pola makan sehat dan rajin berolahraga agar program penurunan berat badan memberikan hasil yang memuaskan. Meski baik untuk kesehatan, kacang merah bisa memicu pembentukan gas berlebih pada usus yang menyebabkan perut kembung dan terasa tidak nyaman. Oleh karena itu, Anda sebaiknya lebih hati-hati saat mengolah kacang merah. Nah, berikut ini adalah beberapa cara mengolah kacang merah yang dapat Anda lakukan Rendam kacang merah minimal 4 jam sebelum dimasak dan ganti air rendaman beberapa kali. Rebus kacang merah hingga mendidih selama 45 menit hingga teksturnya lunak. Hindari menggunakan air bekas rendaman untuk merebus kacang merah. Manfaat kacang merah untuk kesehatan begitu beragam. Namun, pastikan Anda mengolahnya dengan benar agar manfaatnya dapat diperoleh secara maksimal. Jika ingin mengetahui lebih jauh seputar manfaat kacang merah atau jumlah asupan kacang merah yang tepat dan sesuai dengan kondisi, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter atau menggunakan fitur chat bersama dokter melalui aplikasi ALODOKTER.
Dari segi popularitas, beras merah kalah jauh dibanding beras putih. Dari segi rasa, beras putih juga lebih enak karena rasanya sedikit lebih manis. Namun jika dilihat dari kandungan nutrisinya, beras merah memiliki kandungan gizi yang lebih tinggi. Meski sama-sama beras, namun secara genetik beras merah dan beras putih berbeda. Warna merah pada beras merah berasal dari zat warna alami antosianin yang mempunyai sifat antioksidan, antikanker, antihipertensi, dan antihiperglikemik. Beras merah umumnya merupakan beras tumbuk pecah kulit yang dipisahkan bagian sekamnya saja. Proses ini hanya sedikit merusak kandungan gizi beras. Sedangkan beras putih umumnya merupakan beras giling atau poles, yang bersih dari kulit ari dan lembaga. Kandungan Nutrisi Beras Merah Dalam 1 cangkir nasi beras merah tumbuk mengandung 216,45 Kalori, 88% kecukupan harian daily value – DV mineral mangan, 27% DV selenium, 21% DV magnesium, 18,8% DV asam amino triptofan, 3,5 gram serat beras putih mengandung kurang dari 1 gram, dan kandungan proteinnya 2-5% lebih tinggi dari beras putih. Selain itu, beras merah juga mengandung asam lemak alfa-linolenat, zat besi, vitamin B kompleks, dan vitamin A. Proses perubahan beras dari merah menjadi putih menghancurkan sekitar 60 persen zat besi, 80 persen vitamin B1, 67 persen vitamin B3, 90 persen vitamin B6, 60 persen dari zat besi dan hampir setengah fosfor, mangan dan serat makanan alami yang ada dalam beras. Manfaat Beras Merah Bagi Kesehatan Dengan kandungan gizi yang lebih lengkap dari beras putih, seharusnya beras merah menjadi pilihan utama. Berikut ini beberapa manfaat beras merah untuk kesehatan. 1. Kesehatan Wanita Mengkonsumsi minimal 6 porsi beras merah per minggu sangat baik untuk wanita pasca menopause yang punya problem kolesterol, tekanan darah tinggi, dan gejala penyakit jantung. 2. Baik untuk Diet Karena konsentrasinya berserat, beras merah memberi efek yang membuat usus bergerak secara sehat dan dapat membantu menurunkan berat badan. 3. Mangan Mangan membantu produksi energi dari protein dan karbohidrat, serta membantu pembuatan asam lemak yang penting bagi sistem saraf. Mangan juga berfungsi untuk membantu pembentukan kolesterol sehat. 4. Magnesium Magnesium, selain menguatkan tulang, juga menjadi bagian dari 300 enzim di dalam tubuh, termasuk enzim yang mengatur penggunaan insulin, yang berperan dalam penyakit diabetes. 5. Serat Kandungan serat yang tinggi akan mempercepat masa tinggal sisa makanan dalam usus, sehingga menurunkan risiko kanker usus. Terlebih, beras merah juga kaya selenium, yang dapat mengurangi risiko kanker ini. Beras merah juga meningkatkan metabolisme dan membuat Anda merasa lebih kenyang untuk waktu yang lama. 6. Mencegah Diabetes Mengganti nasi putih dengan beras merah dalam menu makan sehari-hari dapat membantu mengurangi risiko terkena diabetes tipe dua. Selain itu, beras merah dikatakan oleh ahli memiliki sifat yang baik bagi jantung. Meski beras merah lebih baik dalam hal kandungan gizi, namun masih banyak yang tidak mengetahuinya. Selain itu, keberadaan beras merah memang cukup jarang di pasaran dan harganya pun masih tinggi.
Kacang Hijau Beras Merah Dan Beras Tumbuk Banyak Mengandung Vitamin Macam-macam vitamin dan manfaatnya bagi tubuh. Vitamin sangat di butuhkan oleh tubuh kita, komposisi vitamin yang tepat akan bisa meningkatkan vitalitas tubuh dan menjaga stamina serta melindungi tubuh kita dari serangan berbagai penyakit. Sudahkah kebutuhan vitamin dalam tubuh anda terpenuhi? apakah makanan yang anda konsumsi mengandung cukup vitamin yang diperlukan oleh tubuh? Vitamin adalah suatu zat senyawa kompleks yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita yang berfungsi untuk mambantu pengaturan atau proses kegiatan tubuh. Tanpa vitamin manusia, hewan dan makhluk hidup lainnya tidak akan dapat melakukan aktifitas hidup dan kekurangan vitamin dapat menyebabkan memperbesar peluang terkena penyakit pada tubuh kita. Vitamin berdasarkan kelarutannya di dalam air – Vitamin yang larut di dalam air Vitamin B dan Vitamin C. – Vitamin yang tidak larut di dalam air Vitamin A, D, E, dan K atau disingkat vitamin ADEK. ane. Vitamin A Sumber Vitamin A = Susu, ikan, sayuran berwarna hijau dan kuning, hati, buah-buahan warna merah dan kuning cabe merah, wortel, pisang, pepaya, dan lain-lain. Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin A = rabun senja, katarak, infeksi saluran pernapasan, menurunnya daya tahan tubuh, kulit yang tidak sehat, dan lain-lain. 2. Vitamin B1 Sumber yang mengandung vitamin B1 = Gandum, daging, susu, kacang hijau, ragi, beras, telur, dan sebagainya. Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B1 = kulit kering/kusik/busik, kulit bersisik, daya tahan tubuh berkurang. 3. Vitamin B2 Sumber yang mengandung vitamin B2 = Sayur-sayuran segar, kacang kedelai, kuning telur, susu, dan banyak lagi lainnya. Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B2 = turunnya daya tahan tubuh, kilit kering bersisik, mulut kering, bibir pecah-pecah, sariawan, dan sebagainya. 4. Vitamin B3 Sumber yang mengandung vitamin B3 = Buah-buahan, gandum, ragi, hati, ikan, ginjal, kentang manis, daging unggas dan sebagainya. Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B3 = terganggunya sistem pencernaan, otot mudah keram dan kejang, insomnia, bedan lemas, mudah muntah dan mual-mual, dan lain-lain 5. Vitamin B5. Sumber yang mengandung vitamin B5 = Daging, susu, sayur mayur hijau, ginjal, hati, kacang ijo, dan banyak lagi yang lain. Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B5 = otot mudah menjadi kram, sulit tidur, kulit pecah-pecah dan bersisik, dan lain-lain half dozen. Vitamin B6. Sumber yang mengandung vitamin B6 = Kacang-kacangan, jagung, beras, hati, ikan, beras tumbuk, ragi, daging, dan lain-lain. Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B6 = pelagra allonym kulit pecah-pecah, keram pada otot, insomnia atau sulit tidur, dan banyak lagi lainnya. 7. Vitamin B12 Sumber yang mengandung vitamin B12 = Telur, hati, daging, dan lainnya. Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin B12 = Kurang darah atau anemia, gampang capek/lelah/lesu/lemes/lemas, penyakit pada kulit, dan sebagainya. 8. Vitamin C Sumber yang mengandung vitamin C = Jambu klutuk atau jambu batu, jeruk, tomat, nanas, sayur segar, dan lain sebagainya. Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin C = Mudah infeksi pada luka, gusi berdarah, rasa nyeri pada persendian, dan lain-lain 9. Vitamin D Sumber yang mengandung vitamin D = Minyak ikan, susu, telur, keju, dan lain-lain. Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin D = Gigi akan lebih mudah rusak, otok bisa mengalami kejang-kejang, pertumbuhan tulang tidak normal yang biasanya betis kaki akan membentuk huruf O atau X. 10. Vitamin Due east Sumber yang mengandung vitamin E = Ikan, ayam, kuning telur, kecambah, ragi, minyak tumbuh-tumbuhan, havermut, dsb. Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin E = Bisa mandul baik pria maupun wanita, gangguan syaraf dan otot, dll. eleven. Vitamin Yard Sumber yang mengandung vitamin 1000 = Susu, kuning telur, sayuran segar, dll. Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin Thousand = Darah sulit membeku bila terluka/berdarah/luka/pendarahan, pendarahan di dalam tubuh, dan sebagainya. Sumber dari berbagai sumber. Baik demikianlah artikel Macam-macam vitamin dan manfaatnya bagi tubuh mudah-mudahan bermanfaat bagi pembaca, bagi yang mau menambahkan silahkan isi komentar di bawah, Thx Kacang Hijau Beras Merah Dan Beras Tumbuk Banyak Mengandung Vitamin Source
kacang hijau beras merah dan beras tumbuk banyak mengandung vitamin