Ceritaini hanya karya fiktif belaka tidak bermaksud untuk menjelekkan pihak manapun tolong jangan bawa yang ada di dalam AU ini keluar dari ranah nya. Abaikan typo, warna rambut, waktu etc. Feedback sangat di butuhkan thankyou 💗. 04 Aug 2022 Namunpertanyaannya, apakah sosok ini benar-benar ada dan nyata atau hanya karangan belaka? Menurut Om Hao dari Cerita Tanah Jawa mengatakan kisah Desa Penari adalah benar ada namun hanya bisa dilihat secara gaib. Baca Juga: Fenomena Angka 3 dan Pencapaian Positif dalam Film KKN di Desa Penari "Ini sebenernya ceritanya apa adanya, bener, nyata. CeritaIni Hanya Fiktif Belaka. Jika Ada Kesamaan Nama Tokoh, Tempat Kejadian Ataupun Cerita, Itu Adalah Kebetulan Semata Dan Tidak Ada Unsur Kesengajaan #trollface Producernya demonstaa couple years ago.. Terdapat2 arti kata 'fiktif' di KBBI. Arti kata fiktif adalah bersifat fiksi. Arti lainnya dari fiktif adalah hanya terdapat dalam khayalan. Contoh: Cerita pengantin kali ciliwung ini adalah cerita fiktif belaka, bulan ini ia terpaksa membuat laporan fiktif kegiatan yang dikelolanya. Inilah rangkuman definisi fiktif berdasarkan Kamus Bahasa Indonesia dan berbagai referensi lainnya. Maincast : BTS, Red Velvet, Super junior, Blackpink dan masih banyak lagi sesuai kebutuhan cerita. Ctt : cerita ini hanya fiktif belaka, seluruh cerita tidak ada kaitannya dengan pemilik nama atau grup, cerita ini full karya author Maaf kalau ada salah satu idola readers yang author buat menjadi karakter antagonis🙏 Sinopsis : LeonWijayah tidak pernah menyangka saat ia bangun ia telah berada di tubuh seorang pria bernama Akion Naal Sanktessy. Dirinya masih penuh kebingungan tentang dirinya sendiri, kini harus di hadapkan dengan kenyataan dirinya tengah berada dalam bahaya karena pembunuh bayaran yang menginginkan nyawanya karena dia seorang swordmaster termuda sebenua. . Tag Archives Cerita ini hanya fiktif belaka 20 March 2013 434 am buat para cewe, kalo memang serius sama cowo’nya, jangan ditiru yah Cerita ini hanya fiktif belaka, Gambar hanya ilustrasi, sebenarnya judul tulisan ini ialah “wanita yang tidak pandai menyenangkan hati buat pasangannya” – Karena si cowo kangen bgt, jadi si cowo ini ingin sekali aja manja2’an, itung2 obat kangen gitu pikir sang cowo, apalagi si cowo sedang butuh hiburan yang seenggaknya bisa meringankan kepusigannya dari proyek skripsinya. Ni ceritanya sepasang kekasih lagi FB-an, Ce si cewe mengunggah foto profil terbarunya di FB. kebetulan Co mengLIKE, lalu mengomentari, “cantiknyaa…” berharap dibales dgn, “makasih J” atau “makasih sayang.. J” Ce komentnan dari cowo’nya cuma diLIKE, ga ada respon apapun, ga dikoment si cowo berusaha bersabar… Co yang akhirnya cowo ngomong, “makasihnya mana sayang??” karena tdk sesuai harapan Continue reading → Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan. Kita pasti sering membaca tulisan ini ketika sedang menyaksilan film ataupun membaca sebuah buku. Kalau saya pribadi, sering banget membaca tulisan ini saat sedang menonton FTV film televisi. Dan tahu nggak? Ternyata justru ceritanya mirip plek mirip banget -cuma settingnya beda negara aja- sama film buatan negeri paman Sam atau negeri asalnya teh ginseng. Kenapa saya bisa tahu? Karena saya lebih dulu nonton film aslinya.. Tapi lagi-lagi karena tulisan kalau ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tak ada unsur kesengajaan’ itu yang bikin film televisi ini masuk kategori aman’. Kalau saya suka sama akting pemainnya, maka saya terusin nontonnya. Kalau nggak, ya saya matiin aja TV-nya atau ganti channel yang lain. Gimana nggak? Lima belas menit pertama aja saya udah tahu jalan ceritanya. Pasti nanti ini akan begini lalu begitu kemudian seperti itu. Dan endingnya bakalan gini. Iya. Saya pakai feeling saya dan juga ingatan terakhir saya atas film yang jadi acuan si produser FTV ini bikin film. Jadi, kesannya saya tetep memaksakan diri nonton itu cuma untuk memastikan bahwa endingnya seperti dugaan saya. Dan kebanyakan benar.. 😛 Akhir-akhir ini, nggak cuma FTV yang punya ide nyaris sama ama film besutan sutradara Hollywood. Kadang-kadang sinetron juga gitu. Udah bukan rahasia lagi kan ya kalau sinetron Candy itu niru abis komik yang dijadikan film CANDY CANDY asal Jepang? Atau Buku Harian Nayla yang nyaris sama banget ama One Litre Of Tears. Daann film televisi serta sinetron yang lain.. Silakan tambahkan sendiri ya.. Nah postingan saya kali ini sebenarnya nggak ada hubungannya sama FTV atau sinetron tadi sih.. *halaagh.. Jadi postingan saya ini sebenarnya tentang kesamaan nama yang saya pakai sebagai tokoh utama dalam cerita yang saya buat. Pertama-tama saya mau minta maaf buat teman-teman yang namanya mungkin pernah saya pakai dengan semena-mena sebagai tokoh dalam FF yang saya buat. Mungkin ada yang sesuai harapan jadi pemeran protagonis dan mungkin juga ada yang jauh dari kepribadian teman-teman -yang namanya saya pakai sebagai tokoh jahat atau psiko antagonis- sekaligus yang pernah membaca postingan saya dan punya nama yang sama. Sekali lagii.. Seperti judul postingan ini. Cerita-cerita flash fiction dalam blog ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, maka itu semua hanya kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan dari penulisnya. Apalagi motif balas dendam.. *eh? 😀 Kenapa saya nulis postingan ini? Karena iseng aja daripada nggak ada bahan tulisan 😛 kalau saya membuat tulisan FF, biasanya saya udah punya konsep dan ide cerita. Alurnya nanti begini.. begini.. dan begini. Cuma yang saya sering kesulitan adalah menentukan nama tokoh cerita saya. Akhirnya saya pun menuliskan saja satu nama yang terlintas di kepala saya. Dan setelah dipublish barulah saya dapat masukan dari beberapa teman yang komentar kalau namanya mirip nama teman-teman saya. Dan saya baru keinget. Eh iya ya? *halaagh 😆 Jadi intinya postingan ini sekaligus permohonan maaf kalau ada teman-teman yang namanya pernah saya pakai secara semena-mena di dalam postingan FF saya ya.. 🙂 Mohon maaf lahir bathin.. 🙂 Oya, bicara nama tokoh cerita. Saya punya beberapa nama tokoh yang sering saya pakai dalam beberapa cerita yang saya buat. Kalau bikin cerita terutama FF dengan karakter yang hampir mirip biasanya saya langsung pakai nama-nama ini. Apalagi kalau deadline-nya mepet dan saya susah cari nama untuk jadi nama tokoh. 1. MAYA. Gadis misterius. Biasanya penyendiri. Saya pertama kali menggunakan nama Maya ini di cerita Mereka Bilang Aku Nggak Waras’. Maya saya gambarkan sebagai perempuan yang diposesifin orang tuanya. Nggak punya temen, dikurung di rumah yang membuatnya jadi pemberontak. Akibat dikurung tadi, ia pun akhirnya lari dari rumah dan pacaran backstreet dengan laki-laki yang nggak kalah misteriusnya. 2. BAGAS. Nama lengkapnya ARYO BAGASKARA. Awal saya pakai nama Bagas ini di sebuah cerita pendek bersambung udah pendek eh bersambung.. P waktu saya rajin nulis di situs perempuan Di sini ceritanya si Bagas ini playboy dan mendua pada dua orang gadis. Pada satu gadis, dia mengaku bernama Bagas sedang kekasihnya yang lain mengenalinya sebagai Yoyok nama panggilan dari kata Aryo. 3. BAYU Tokoh protagonis saya bernama Bayu. Saya menggambarkannya sebagai lelaki yang selalu ada saat dibutuhkan. Bayu yang berarti angin. Selalu membawa kesejukan. Saya menggambarkannya sebagai orang yang tangkas, cepat dan nggak klemek-klemek melempem. Pokoknya tegaslah. 4. RATIH. Tokoh protagonis saya versi perempuan. Biasanya saya memasangkan Bayu dengan Ratih. Termasuk di sebuah cerita novelet iseng yang pernah saya buat. Di sini Ratih digambarkan sebagai perempuan Jawa yang penurut dan penyayang. Sayangnya ia terlalu lemah sehingga seringkali dimanfaatkan teman. Dan selalu menerima segala kondisinya. Kurang bisa memperjuangkan apa yang dimiliki dan diyakininya. Termasuk cintanya. eaaa.. 😀 5. RYAN. Entah mengapa tokoh Ryan selalu jadi tokoh antagonis di cerita saya. *sungkem sama yang punya nama Ryan.. 😀 Pertama kali saya pakai nama Ryan ini di cerita novelet saya. Awalnya Ryan baik, tapi karena ganteng *halagh P* akhirnya dia mendua. Lalu mengkhianati kekasihnya dengan memacari teman baik kekasihnya *spoiler banget D* hingga saking keselnya terbawa emosi saat menulisnya, maka tokoh Ryan ini saya samakan dengan Ryan si Jagal dari Jombang itu. Tapi Ryan di tokoh saya ini Jagal Cinta loh ya *eaaa.. D. Jadi itu alasan saya pakai nama Ryan. 6. HASAN. Hasan adalah tokoh komedi saya yang paling melekat kuat di kepala saya. Orangnya nekad, konyol, naif tapi baik banget. Senang membantu siapa saja. Cuma terkadang dia linglung dan ceroboh. Itu beberapa contohnya. Adakah yang namanya sama dengan namamu? Hehehe Ini cerita saya tentang nama tokoh rekaan saya dan karakter yang mewakili masing-masing pribadi. Kalau kamu, siapakah nama favorit untuk tokohmu? Dan yang nggak kalah penting. Maukah kalian menyumbang satu nama untuk nama tokoh cerita saya berikutnya? Kalau bisa, dengan gambaran fisik atau sifat dan karakternya ya. Makasiiih… 🙂 doc. pribadi. koleksi foto suami saya 😀 Share yuuk!

cerita ini hanya karangan fiktif belaka